Jumat, 08 Februari 2013

Katak dan Kecebongnya

Tadi pagi, tak sengaja ku melihat dan mendengar...
Di sana, di kolam depan kamarku dengan airnya yang hijau pekat...
Kecebong-kecebong, mereka si anak katak berenang dengan panik...
Mereka berteriak kepada ayah ibunya..
"Mamaa....Papaa... kami mau makan.. kami lapar..!!"

Tapi dengan santainya sang ayah dan sang ibu tetap bermesraan..
Dan dengan santai pula mereka berkata kepada anak-anaknya..
"Makanan... silahkan kalian cari sendiri..
Lumut pada dinding kolam, daun jatuh dari pohon..itu dapat kalian makan..
Janganlah kalian bergantung kepada kami.."
--------???---------

Hampir ku tak percaya itu..
Mereka melahirkan begitu banyak anak, puluhan bahkan ratusan..
Setelah mereka lahir, mereka harus berusaha hidup sendiri..
Mereka hanya membuat anak, melahirkannya lalu membiarkannya sendiri..

Sangat jauh dengan kehidupanku..
Aku punya anak 2 saja sudah seperti usus besarku naik ke kepala..
Mengganti otakku yang berjibun pikiran bagai sampah..
Menelorkan stres dan es'mosi.. cermin ketidaksiapan menjadi "dewasa tua"..

Ahh.. melihat katak itu, aku jadi berangan..
Andai menjadi orang tua (bukan orang yang berumur tua) bisa semudah itu..
#maumu !!!!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar